Maumere, DisarpusSikka
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Sikka siap menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Sikka sebagai bagian dari upaya penguatan budaya literasi di kalangan generasi muda sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Kesiapan pelaksanaan lomba tersebut ditandai dengan penyelenggaraan technical meeting yang berlangsung di Aula Frans Seda, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Kamis (6/8/2026).
Dalam arahannya, Bunda Literasi Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, SH, menegaskan bahwa lomba bertutur bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan sarana untuk menumbuhkan minat baca, melatih kemampuan berkomunikasi, meningkatkan rasa percaya diri, serta menanamkan kecintaan anak-anak terhadap cerita rakyat dan nilai-nilai budaya lokal.
Menurutnya, penguatan literasi merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, tema HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia hendaknya dimaknai sebagai momentum untuk membangun sumber daya manusia yang unggul melalui budaya membaca dan bertutur.
"Melalui lomba bertutur ini kita ingin menumbuhkan semangat membaca, memahami, lalu menyampaikan kembali isi bacaan dengan baik. Literasi adalah bekal penting bagi anak-anak dalam membangun masa depan sekaligus memperkuat karakter kebangsaan," ujar Bunda Literasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program strategis Disarpus dalam mendukung Gerakan Literasi Daerah sekaligus meningkatkan kemampuan literasi peserta didik sejak usia dini.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan lomba ini sebagai wadah belajar dan mengembangkan potensi diri.
Technical meeting berlangsung interaktif dengan membahas berbagai ketentuan perlombaan, mekanisme penilaian, tata tertib, hingga hal-hal teknis yang akan diterapkan selama pelaksanaan lomba. Para pendamping peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan sehingga pelaksanaan lomba nantinya dapat berjalan tertib, lancar, dan berkualitas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut tim dewan juri Lomba Bertutur, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, Ketua Panitia Lomba Bertutur Yuvensius Rafael, para pendamping peserta dari SD/MI se-Kabupaten Sikka, serta seluruh panitia penyelenggara.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sikka berharap budaya membaca dan bertutur terus berkembang di lingkungan sekolah maupun keluarga, sehingga mampu melahirkan generasi yang literat, berkarakter, cinta budaya, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat sesuai cita-cita Indonesia Maju.(Redaksi)